Tepian Hati : Ervina Natalie #2 ~ The Angel’s Prelude

0011sqqx

Aku tak pernah menyangka anak manja ini bisa menjadi setegas ini, meski aku tahu dia sedang memaksakan diri, aku benci melihat Jack yang masih saja berusaha mempengaruhi Angel dengan kata-katanya sekarang.

“ Cukup Jack.. “ , “ Aku sudah membuat keputusan.. “ Benar, harus seperti itu, Jack harus diam sekarang.
Jack mengangkat bahunya dan kembali duduk dalam-dalam di sofanya, memandang Angel.

“ Ci Vina.. aku punya sesuatu untuk ci Vina, sesuatu yang selama ini aku ga pernah bisa bilang ke cici.. “ tatap Angel matanya terlihat serius, dari raut matanya membuatku tak yakin kalau dia akan kembali padaku, matanya memiliki sebuah arti lain, arti sebuah kesendirian.

“ Ci.. aku selalu mengharapkan punya sebuah rasa sayang yang utuh, sebuah cinta yang utuh.. aku.. cici kita selamanya ga akan bisa mendapatkan cinta yang utuh, karena kita sama.. kita adalah orang yang dibayangi oleh rasa takut. Kita adalah orang yang tidak bisa melengkapi satu sama lain.. aku sayang sama cici.. aku juga sayang sama Jack.. kalian benar-benar orang yang berarti buat aku.. karena itu aku membuat keputusan ini.. “

“ Sebelumnya aku mohon ci.. dengerin aku. “

Aku mengangguk mengiyakan, perasaanku berkecamuk.. aku tak dapat menebak siapa yang akan dipilih oleh Angel pada akhirnya. Atau dia tak akan memilih siapapun diantara kami ? aku tak rela kehilangan dia.

“ Ci.. Cici harus percaya.. di tempat segelap apapun, sedalam apapun.. waktu cici merasa tidak ada sedikit pun cahaya.. jangan pernah menyerah ci.. cahaya akan selalu ada.. saat cici mau menyalakannya.. cahaya itu selalu ada.. “ Angel menangis.. dia terlihat begitu tersiksa untuk mengatakannya, melihat tangisannya itu membuatku tak mampu mengatakan apapun.. aku sendiri berusaha mencerna apa arti kata-katanya itu.
Dia menghapus air matanya.. berpaling menatap Jack, yang diam terpaku.

“ Jack.. maafin aku juga.. Aku tak pernah tahu apa arti cinta, kasih, dan sayang … Karna yang kutahu selama ini… Cinta adalah perasaan ingin memiliki…. Kasih adalah perasaan ingin memberi…. Sayang adalah perasaan ingin melindungi … aku ga tahu apa itu benar atau enggak ? “ , “ Tapi saat mata ini tak mampu melihat, saat mulut ini tak lagi mampu mengeluarkan kata-kata … hanya ada satu kata yang ingin kuucapkan ke kamu “ . “Aku sayang kamu” ucap Angel.. dia menangis sejadinya dan melompat memeluk-ku..

“ Maafin aku ci.. “ dia memeluk-ku begitu erat.. “ Aku cuma jujur sama perasaanku, aku sayang sama cici, tapi aku juga cinta sama Jack.. aku ga tahu apa yang akan terjadi nanti dengan hubungan aku dan Jack, aku cuma mau percaya.. percaya sama cinta aku.. “

“ Kenapa Ngel ? kenapa ?? karena kita sama-sama perempuan ? kita sudah lewatin ini kan.. kita bisa dan kita sayang satu sama lain.. apa lagi yang kamu takutin.. “ aku memaksanya

Dia menatapku dan menggelengkan kepalanya, air mata masih terus mengalir di wajah cantiknya itu..

“ Bukan ci.. bukan karena itu, aku hanya menyadari kalau rasa cinta aku ke Jack, jauh berbeda dengan rasa sayang aku ke cici.. dua rasa yang bener-bener beda.. “

“ Jadi kamu anggap aku apa Ngel ? apa ?? “ Aku memprotes dengan nada tinggi

“ Jangan marah ci, Jangan marah.. aku sayang sama cici.. aku tau cici juga sayang sama aku, tapi aku bener-bener ngerasa kalau rasa sayang cici ke aku itu layaknya seorang kakak ke adiknya.. maaf.. “ aku melihat mata Angel yang berlinang air mata, hanya ada kejujuran di dalamnya..

“ Bohong kamu Ngel.. bohong.. “ Aku masih menyangkalnya.

“ Terserah kamu, terserah.. tapi jangan sampai menyesal nanti.. “ Aku melepas pelukan Angel, sedikit mendorongnya hingga nyaris terjatuh, untung Jack menangkapnya.. Jack menatapku seolah ingin mengatakan sesuatu..

Sebuah tatapan yang kuartikan sebagai tatapan belas kasihan.

0019sqqx

logo-home“ Terserah kalian mau jadi apa. dan loe Jack sekarang loe menang tapi gw ga akan pernah mengakui hubungan kalian.. “ Bentak-ku kesal, aku masih tak terima kalau Jack mendapatkan Angel, jauh lebih baik kalau Angel tidak memilih siapapun diantara kami, jauh lebih baik seperti itu, dan lagi dia mengatakan kalau rasa sayang ku ke dia hanya sebatas kakak ? lucu !!

Aku berjalan keluar, membuka pintu mobilku, sementara Angel mengejarku, kulihat Jack yang membiarkan Angel mengejarku, kututup pintu mobil dan kunyalakan mesin mobilku, sementara Angel terus mengetuk jendela mobil sambil terus memanggilku..

“ Ci.. tunggu ci.. “ namun aku malas menghiraukannya.. dan langsung menarik gas mobilku meninggalkan Angel yang hanya bisa terpaku, karena Jack yang menghalanginya untuk berlari mengejarku.
Bodoh.. kenapa dia harus memilih lelaki itu.. KENAPA !!

Aku meneguk satu gelas bourbon, entah berapa banyak minuman keras yang sudah ku teguk, di depanku saja tersisa 3 gelas kosong cosmopolitan dan mirage.. aku mengambil daftar menu, hendak memesan satu lagi minuman untuk kuminum saat seseorang mengambil daftar menu itu dariku.

“ Heh.. siapa loe ?? “ bentak-ku sedikit mabuk, aku menatap samar mencoba menebak siapa orang di sebelahku ini..

“ Kenapa Vina ?? mabuk gitu.. sendiri ? “ tanyanya dengan nada mengejek

“ Heh siapa loe ?? “ aku memicingkan mataku..

“ Memang Ervina Natalie ini cantik banget ya, seksi juga.. woooo .. sayang.. “ ucapnya mengagumi keindahanku, aku yakin tak ada satupun lelaki yang sanggup menahan godaanku saat ini, dengan gaun rendah model tube berwarna hitam, gaun yang begitu pendek, dan untaian swarocski yang mengkilat indah dari ujung atas hingga ujung bawah gaunku.

“ Heh.. siapa loe ?? Peter ?? “ tanyaku tak yakin, aku hanya berusaha mengenali dari bentuk wajah dan gaya bicaranya..

“ Tepat sekali.. kemana aja cantik ? sejak kejadian di Vila ga pernah lagi ketemu sama kamu.. “ Dia mencubit jijik pipiku.

“ Bangsat emank loe.. masih berani nyentuh gw ? gw mau minum.. “ Bentakku sambil menepis tangannya.

“ Hahaha.. boleh-boleh.. “ Peter memesan sebuah minuman dan memberikannya padaku, tanpa pikir panjang aku langsung meneguk habis minuman itu, dan entah apa yang terjadi kemudian.

Sebuah ciuman membangunkanku.. Angel ?? bukan ciuman itu begitu bernafsu dan aku langsung mendorong orang itu..

“ Apa-apaan loe !! “.. “ PETER !!! “ aku terkejut mendapati Peter yang berada di sebelahku dengan tubuh hanya terbalut gaun mandi dan aku langsung melirik ke bagian bawahku yang kini telanjang di hadapannya.
Aku menarik selimutku dan menutup seluruh tubuhku sambil berdiri menjauh dari Peter..

“ Loe apain gw hah ?? “ tanyaku sementara Peter malah menidurkan tubuhnya diatas ranjang dan tersenyum kecil

“ Gw ga ngapa-ngapain loe.. mana mungkin gw ngapa-ngapain lesbian kaya loe.. buat apa ? “ celotehnya begitu meremehkanku.

“ Ok.. iya gw emank lesbi.. terus buat apa loe bawa gw kesini ?? “ bentakku sambil melihat sekelilingku, aku menyadari sekarang berada di sebuah kamar hotel, entah hotel apa yang pasti terlihat cukup mewah dari interior dan sebuah TV layar LCD dengan ukuran cukup besar.

“ Jadi loe dah ngaku dong kalau loe lesbi ? Hahaahaaa “ , “ Kasian ya cowo-cowo yang loe porotin selama ini.. “ Dengan santai dia kembali menghinaku.

“ Terserah loe mau ngomong apa.. “ Aku mengambil gaunku yang tergeletak diatas kursi dan hendak beranjak ke kamar mandi. Sebelum kata yang terucap dari mulut Peter menghentikanku.

“ Loe ga tertarik buat tau, darimana gw tahu kalau loe lesbi ? “ ucapnya sambil tertawa..
Aku berhenti sesaat mendengar kata-katanya dan berbalik menatap Peter..

“ Gimana ? Loe pengen tahu kan ? orang yang membongkar semua topeng loe !! “ Peter bangun dari tidurnya dan berdiri di sampingku, dia memutariku dan memelukku dari belakang. Aku tak menolak pelukannya itu, tak juga menolak saat dia menciumku.

Dia menarik selimut yang menutupi tubuhku, sementara tangannya menempel di dadaku sekarang.

“ Pete… “ Aku berbalik memprotes dirinya yang malah menyentuh tubuhku sekarang.

“ Hahahaaa.. Ok OK.. gw cerita.. tapi loe duduk disini sekarang.. “ dia kembali duduk di atas ranjang sementara memintaku duduk dalam pelukannya.

Aku menatap Peter kesal..

“ Mau ga ? “ tanyanya sengaja,

Aku pun duduk dalam pelukannya, dan dia langsung memelukku dan menaruh kepalanya di pundak-ku, dia membisik dengan tiupan-tiupan yang disengaja, seolah ingin mencoba memancing gairahku.

“ Loe tau.. Jennifer Adrian ?? “ tanyanya.

“ Jennifer ? Jennifer teman Karen ? “ tanyaku tak menyangka

“ Yupz temen Karen.. loe tahu kan.. orang yang selalu mencari masalah sama gw itu.. “ bisiknya

0024sqqx

logo-home

Aku menganguk, aku tau siapa Jennifer.. tapi aku benar-benar tak menyangka kalau ternyata dia biang keladi semua ini, tapi aku tak tahu apa yang bisa aku lakukan untuk membalasnya? tapi jujur aku tidak perduli tentang Jennifer, aku hanya menyadari satu hal lain yang berujung pada Jack.

Ya Jennifer adalah sahabat Karen mantan Jack, dan sangat mungkin Jennifer mengenal Jack sehingga dia membantu Jack untuk menghancurkanku, disisi lain sepertinya Jennifer memiliki masalah dengan Peter, sehingga kloplah sudah mengapa dia mempermalukanku seperti itu, dan semua kembali pada sosok Jack yang benar-benar menjadi duri dalam daging untukku.

“ Hahaha.. kenapa kesal ya ?? “ , “ Percuma loe ga akan bisa melakukan apapun sendirian.. “ Peter membisik lagi

“ Serahin Jenny sama gw.. loe akan dapetin Angel lagi. Gmana ?? “ Peter memberikan penawaran yang begitu menarik, persetan dengan Jennifer.. yang terpenting aku kembali mendapatkan Angel dalam pelukanku.
Aku mengangguk setuju.. “ Terus loe minta apa dari gw ? “ aku tahu tidak mungkin Peter sebaik itu.

“ Hahaha.. Vina Vina loe memang pintar.. “ Peter memeluk dan menciumku, meski aku sedikit risih dengan perlakuannya itu, namun dia tak menggubrisku sama sekali.

“ Gw ga bisa dapetin Jenny sendiri.. gw butuh bantuan loe.. dan gw punya rencana di kepala gw.. “ katanya sambil menunjuk kepalanya.

“ Hahahaa… Peter butuh bantuan gw ? lagi kenapa sih loe terobsesi banget sama Jenny, memang dia cantik banget tapi gw rasa gw masih lebih cantik daripada dia.. kenapa ? badannya juga ga bagus-bagus banget kayaknya.. “ Aku membandingkan Jenny dengan diriku sendiri.

“ Hahaha.. loe boleh ngomong apa aja.. terserah loe.. tapi ada sesuatu yang membuat Jenny lebih menarik dari loe Vin.. “ Peter terkekeh mencemoohku.

“ Apa Pet? Uang ?? seorang Peter masih butuh uang ? “ aku balas meledeknya..

Dia menggoyangkan kepalanya tersenyum.. “ Iya gw ga munafik, gw tertarik sama uang dan banyaknya warisan dari orangtuanya.. “ Peter tertawa panjang.

“ Heh.. ga nyangka loe ternyata mata duitan juga ya.. gw kira loe kaya.. salah gw selama ini.. “ ejek-ku belum puas.

“ Whatever.. gw emank kaya.. tapi Jenny bener-bener kaya.. loe kira dia siapa ? orang tuanya itu orang terkaya ke 12 di Indonesia tahun ini.. “ , “ Loe pikir berapa banyak uang yang bisa gw dapetin.. “ Peter tertawa lebar.

Aku menggelengkan kepala.. orang ini lebih sakit daripada aku.

“ Okay, gw ga mau banyak omong sama loe.. jadi loe mau gw lakuin apa ? “

“ Itu bisa diatur Vina.. yang pasti gw mau nekenin ke loe.. kalau loe ga akan bisa dapetin Angel tanpa bantuan gw, ga akan bisa.. “ Peter kembali menekankan kata-katanya.

“ Loe harus bantu gw, gw punya rencana matang dan harus dijalanin selangkah demi selangkah.. “ Dia membisik sambil memainkan tangannya berjalan dengan telunjuk dan jari tengahnya di pundakku.

“ Kenapa ? Loe ngeremehin gw banget kaya-nya.. “ aku merasa sedikit diremehkan

“ Gw ga ngeremehin loe.. tapi gw orang yang realistis. Okay gw ceritain lagi.. loe tahu siapa Jacksen Andreas dan Edison Lee ?? “ tanya Peter sambil menunjukan mimik berfikir.

Aku menggeleng tak tahu..

“ Hahahaaa loe berani memulai sesuatu tanpa tahu siapa musuh loe.. konyol banget loe.. Loe tahu Mellisa Irina dan Jessica Irina kan ? Anak orang terkaya di Indonesia saat ini.. “ Peter terus membahas tentang kekayaan dan kekayaan yang membuatku mual.. sesaat sosok Derrick sesaat terlintas dalam benakku lagi.

“ Gw realistis, gw ga bisa dapetin Jessica dan Mellisa karena ada Vic dan Edi .. “

“ Gw baru denger loe takut bersaing sama cowo lain.. “ aku tertawa meremehkan

“ Iya gw realistis, karena mereka jauh lebih kaya dari gw, jangan berfikir dengan mereka yang cuma naik Civic dan BMW series 3.. mereka itu anak pemilik jaringan rumah sakit terbesar di Indonesia , dan Franky Lee pengusaha Perkebunan Sawit terbesar di Indonesia.. Kalau gw bersaing uang sama mereka.. gw ga ada apa-apanya.. “

“ Dan seperti yang gw bilang.. beda dengan Jennifer.. Febryant si miskin itu bukan apa-apa.. jadi target paling realistis gw ya Jennifer itu, dan untuk itu gw butuh bantuan loe.. dan gw yakin loe juga butuh bantuan gw buat dapetin Angel lagi.. “

Aku mengangguk setuju dengan perkataan Peter meski tidak 100%.. tapi melihat situasi sekarang.. aku mungkin memang membutuhkan bantuan Peter.. dan sepertinya apa yang dikatakannya sebagai alasan itu cukup masuk akal, tapi apa yang harus aku lakukan..

“ Terus loe mau gw nglakuin apa ? “ tanyaku

“ Hmm.. loe cantik, loe seksi.. loe punya semua yang diinginkan oleh wanita lain.. loe tau Jenny, dia desainer meski masih kuliah, dan sekarang dia punya butik juga merek fashion dia sendiri, “ jelas Peter

“ Jadi loe mau gw, jadi model dia ?? “ tebakku

“ Tepat sekali, loe memang bisa gw andalkan Vin.. “ Peter menggodaku dengan ciuman
Aku mendorong wajahnya sedikit kasar..

“ Ok kalau itu mau loe.. “ aku tak punya pilihan lain selain mengiyakannya.

“ Ok kalau gitu kita deal.. anggap aja itu langkah pertama, selanjutnya loe serahin ke gw,, kita hancurkan mereka dari luar dan dalam.. “ dia tertawa puas

“ Yawda udah kan ? “ tanyaku berusaha lepas dari pelukannya.

“ Belum Vin.. kita belum menandatangani kesepakatannya.. “ Peter tertawa lebar.. seraya melepas pelukannya.

“ Tanda tangan ? loe gila ? “ aku heran sambil berdiri di depannya, tak lagi menutupi tubuhku yang tak berbusana ini, hanya menatap jijik pada Peter

“ Bukan tanda tangan model gitu.. tapi gw minta kesungguhan dari loe.. “ Peter melebarkan kakinya hingga kemaluannya yang sejak tadi menegang dan menempel di pantatku itu berdiri tegak di hadapanku.

“ Heh.. loe mau apa sih ?? “ aku berang melihat tingkahnya

“ Gw yakin loe tau apa yang gw mau, inget Vina.. loe jauh lebih butuh bantuan gw.. daripada gw butuh bantuan loe, gw masih bisa bayar cewe manapun yang mau bantu gw. Tapi ga dengan loe.. “ Peter tersenyum penuh kemenangan..

Aku tahu benar apa yang dikatakan olehnya itu, aku tak punya banyak pilihan selain…
Berlutut di hadapannya, dan menyentuh kemaluannya itu.. aku tahu apa yang dia inginkan, dan untuk Angel aku rela melakukan ini.

Perlahan aku menggerakkan tanganku naik turun meremas kemaluannya itu, aku tahu Peter tidak akan puas dengan itu, perlahan aku mendekatkan mulutku, kumasukkan kemaluan Peter dalam mulutku, perlahan sedikit demi sedikit hingga kemaluannya itu tertelan dalam mulutku.

Angella Christine ~ Prelude

Aku menatap Jack yang duduk dihadapanku sambil menonton tayangan televisi, aku memeluknya begitu mesra, dan mencium pipinya tiba-tiba.. hari ini aku telah menyadari betapa diriku mencintai dirinya, meski harus menghadapi kemarahan ci Vina, dan mungkin ci Vina akan membenci diriku selamanya, namun aku rela, aku rela demi mempertahankan cinta ini, dan untuk cinta ini juga aku merasa pantas untuk merelakannya.

“ Kamu ngantuk sayang ?? “ tanya Jack, menatap jam yang sudah menunjukan jam 11 malam..

Aku menggeleng, meski rasa kantuk mulai menghampiriku. Tapi aku ingin memeluknya lebih lama lagi

“ Yawda, kalau kamu ngantuk bilang ya.. nanti aku temenin kamu tidur.. “ Jack mencium pipiku yang merona merah sekarang, tiap ciumannya selalu membuatku merasakan sesuatu yang hangat.

“ Yang.. “ bisikku perlahan.. “ kamu jangan pulang ya, kamu nginep disini aja ya hari ini.. “ pintaku, ya Tuhan apa yang aku katakan mulutku berucap dengan sendirinya.

“ Kenapa sayang.. tumben.. yawda aku nginep dech,.. “ Jack berkata sambil tersenyum, dia mencium keningku.. mungkin dia ingin menemaniku setelah hari yang begitu berat. Tapi aku ingin menunjukan cintaku lebih dari itu padanya.

“ Bener ?? kamu ga ada janji nonton bola sama Vic, Edi, Ryan dan Rey kan ? “ tanyaku tak enak.

“ Nich baru aku batalin, kamu lebih membutuhkan aku hari ini sayang.. “ dia menaruh ponselnya dan tersenyum memeluk-ku, aku langsung membenamkan tubuhku dalam pelukannya.

“ Sayang.. tidur yuk.. “ pintaku sambil tersenyum..

“ Tuh kan, dasar kamu dah ngantuk tapi ga mau bobo.. “ . “ yawda sini.. “

0035sqqx

logo-home

“ Ich yang jangan.. jatuh nih.. “ aku memprotes Jack yang langsung menggendongku masuk ke kamar, aku takut jatuh..

“ Emank kamu seberat apa sih, kurus begini tinggal tulang semua.. “ Jack mengejekku seperti biasa.

“ Ich.. biarin yang penting kamu sayang.. “ Aku menciumnya sesaat setelah kami berdua mendarat di ranjangku.

Jack membalas ciumanku itu, menciumku begitu mesra sementara tangannya memelukku begitu erat seolah tak mau melepaskanku, lidah kami yang bertemu dan saling menari hingga akhirnya aku menghentikan ciumanku.

Jack hanya tersenyum, dan mencium keningku lagi.

“ Sebentar ya sayang.. “ aku melompat turun dari ranjangku, mematikan televisi dan lampu, sebelum kembali ke kamar dan menutupnya.. aku berjalan cepat menuju kamar mandi.. kutatap pantulan wajahku di cermin kamar mandi, berbisik pada diriku sendiri.

“ Ayo Angel kamu bisa, kamu sayang sama Jack, dan kamu tahu dia orang yang terbaik buat kamu, he’s your MR RIGHT.. “ aku meyakinkan diriku.

Aku membuka kaus tidurku, menggantinya dengan lingerie hitam yang begitu indah, lingerie yang memperlihatkan lekuk tubuhku dengan sempurna.. sementara wajahku malah memerah menatap bayanganku di cermin..

“ Why,.. why Angel.. you look so slutty now.. “ aku tak yakin dengan apa yang kulakukan, “ bagaimana kalau ternyata aku tidak cukup cantik, tidak cukup indah, tidak cukup untuk Jack.. enggak-enggak… kamu cantik Angel, kamu cantik.. kalau ga ga mungkin Jack memperjuangkan kamu seperti ini, dan dia pantas untuk mendapatkan cinta kamu utuh.. “ Aku terus membisiki diriku sendiri.. meyakinkan diriku,
Kubasuh wajahku dengan air, dan mengikat rambutku naik sebelum berjalan keluar dari kamar mandi..

“ Awwwwwwwwww !! “ Aku setengah berteriak terkejut melihat Jack yang tengah membuka celana panjangnya dan hanya mengenakan celana pendek, yang lebih mirip celana dalam, entah apalah itu namanya, aku langsung menutup mataku kaget.. meski masih mengintip diantara celah-celah jemariku.

“ Sory-sory yang.. “ Jack langsung melompat masuk dan menyelimuti dirinya..

“ Hmmmm.. gapapa.. “ Aku kembali berjalan keluar dari kamar mandi, berjalan menuju ranjangku sementara lampu kamar sudah dimatikan, Jack tahu aku tak bisa tidur dengan lampu yang menyala, sesaat aku berhenti sebelum naik ke atas ranjang, apa dia tidak memperhatikanku sama sekali, sementara dia membelakangiku sekarang.

Jangan-jangan dia benar-benar tak tertarik padaku.. bagaimana ini ??

“ Yang.. “ Panggilku, dengan lembut dan manja.. aku berusaha meniru nada ci Vina saat berusaha merayu lelaki yang didekatinya.

“ Iya sayang.. “ Dia menjawab tapi tak menoleh.. kesal aku pun berjalan ke arahnya.

“ Yang… lihat aku dulu.. berdiri dulu.. “ Pintaku semanja mungkin, wajahku pasti begitu merah sekarang menahan rasa malu.

“ Iya sayang.. “ Jack berdiri sambil menutup matanya..

“ Buka mata kamu.. “ pintaku, sambil menaruh kedua tanganku di pipinya… perlahan Jack membuka matanya..
“ Kamu suka ga ? “ tanyaku khawatir..

Dia memalingkan wajahnya, dan mengangguk.. “ Suka yang.. suka.. kita tidur ya sekarang.. “ ucapnya sementara tangannya menutupi daerah kemaluannya yang terlihat menonjol.

“ Hmmm.. kalau begini ?? “ tanyaku.. sedikit ragu, namun aku menarik nafas panjang sebelum menghembuskannya keluar.. kukumpulkan keberanianku untuk meloloskan lingerieku jatuh. Sekarang tak ada lagi yang menutupi buah dadaku itu, dan aku benar-benar merasa malu sekarang, dan berfikir betapa gilanya yang kulakukan ini..

Mata Jack melotot lucu, sebelum tatapannya kembali naik ke mataku.. dia menatapku begitu dalam, nafasnya memburu sesaat tangannya naik ke wajahku, menciumku dengan begitu mesranya..

Ya Tuhan sekarang aku harus bagaimana ? apa yang harus aku lakukan sekarang ? aku belum berfikir sejauh itu, mudah-mudahan Jack yang akan memegang kendali sekarang, aku rela apapun yang akan dia lakukan padaku.

“ Angel.. kamu cantik sekali.. cantik.. “ bisiknya, seperti apa yang dikatakan ci Vina, kata-kata pujian khas lelaki saat dia menginginkan wanitanya.

“ Kamu juga, sayang.. tampan.. “ bisikku… ‘Angelllll bodoh banget sih kamu…. Kenapa malah ngomong begitu.. aku tak henti mengutuk diriku sendiri.

“ Aku sayang sama kamu, sayang banget sama kamu.. aku ga mau kehilangan kamu.. “ Jack memeluk-ku lebih erat lagi, kali ini aku merasakan kemaluannya di sekitar perutku, ya Tuhan benar-benar sudah mengeras, sepertinya sekarang dia akan mulai mengambil kendali, aku rela.

Aku mengangguk.. “ Me too.. I’m really love you huney.. “ aku membisikinya, aku melihatnya yang tersenyum begitu manis.

“ Karena itu.. “ Dia melepas pelukannya.. Ya Tuhan apa dia mau menjatuhkan ku ke atas ranjang ? lalu apa yang harus aku lakukan ?

Dia membuka kausnya.. tubuhnya yang berotot entah mengapa malah begitu menggairahkan buatku, kutatap wajahnya, hidungnya yang mancung sempurna, matanya yang indah yang saat ini menatapku begitu dalam, seolah mengatakan betapa dia mencintaiku, mata yang membuatku jatuh hati, dan bibirnya yang selalu menciumku mesra, inilah Jacksen Andreas.. lelaki yang begitu aku cintai..

Kulirik sebuah guratan jahitan bekas luka di daerah dada dekat perutnya, luka yang disebabkan olehku, perlahan aku menunduk mencium bekas luka itu, dan menatapnya penuh rasa bersalah.
Dia membalas tatapan mataku itu dengan senyuman..

“ Aku sayang sama kamu Angel,.. karena itu.. “ dan tiba-tiba Jack mengenakan kausnya padaku.. kaus yang lebih besar dari ukuranku.. aku menatapnya tak mengerti.. apa yang salah ?

“ Aku sayang sama kamu, aku tulus sama kamu, karena itu aku menghormati prinsip kamu, kamu pernah bilang kalau kamu mau menjaganya buat suami kamu, di malam pernikahan kamu, karena itu aku akan menunggu kamu, saat kita bulan madu, saat itu kamu boleh pakai lingerie ini lagi, karena ini bener-bener sempurna buat kamu.. “ bisiknya sambil menciumku

“ Tapi.. waktu itu ? “ tanyaku tak mengerti ..

“ Waktu itu ?? hmm waktu itu aku mabuk, dan yang kemarin itu.. karena aku ingin kamu yakin kalau kamu menyukai lelaki lebih dari menyukai perempuan.. aku dah janji ga akan menyentuh kamu lagi kan ? dan sebagai lelaki aku akan menjaga ucapanku itu.. “

Pyasssshhhhhhhhh Angel apa yang kamu lakukan.. kamu sudah mempermalukan dirimu sendiri sekarang.
Jack kembali tersenyum

0039sqqx

logo-home

“ Ga ada yang perlu kamu takutin sayang, kamu sempurna, bener-bener sempurna kamu itu keindahan dunia buat aku, karena itu aku rela menunggu, menunggu sampai saat yang paling tepat buat kita, dan.. hmmm kamu ga perlu mikir aneh-aneh.. aku tahu kamu melakukan ini, supaya aku yakin kalau kamu mencintai aku utuh.. iya kan ? “

Aku mengangguk malu..

“ Nah.. kamu ga perlu melakukan itu semua, ga perlu melakukan apa yang kamu lakukan tadi siang, apa yang kamu lakukan selama ini membuat aku yakin kalau kamu mencintai aku, karena aku tahu kamu mencintai aku sepenuh hati kamu, itu yang membuat aku memperjuangkan kamu, sampai kapan pun.. dan bukan dengan cara seperti ini kamu menunjukkan rasa sayang kamu.. “ Dia memeluk-ku..

“ Dengan cara yang sama, dengan yang kamu lakuin selama ini.. mencintai aku setulus itu.. “ pintanya..
Sesuatu yang sangat bisa aku lakukan.. aku menatap wajah Jack, mencium bibirnya mesra sebelum kemudian mendekap erat-erat tubuhnya..

“ Sebenernya aku ga keberatan, kalau kamu mau aku nikahin kamu sekaligus Vina koq, jadi kalian masih bisa bersama terus.. kan aku juga jadi bisa “ katanya dengan nada bercanda

Aku langsung meliriknya dengan mata tajam dan kejam

“ Sayang kenapa kamu bisa kaya tadi ? “ tanyanya

“ Hmm.. aku juga ga tau, aku cuma merasa perlu untuk melakukan itu semua, semua orang butuh proses pendewasaan, dan mungkin hari ini adalah hari untuk itu buatku. “

Dia tertawa dan memeluk-ku lebih erat lagi

Malam ini aku sadar, betapa dia mencintaiku..

My world has become strange and unexplainable
Even though it was a dream dropped from the heavens
Until i could confirm that the warmth from your hand came from your heart
Finally, i dare to say i love you

From the start i was occupied in watching you
Pretending it to be accidental while my heart flew over to you
Secretly happy that u did not notice me hiding in a corner
Busy being happy, busy being touched
From the days where we were strangers to being familiar with each other
Its something we’ve never imagined

Want to prove that u’ve thought of me, really
I think of everything and anything from today onwards, i wish
Like a trap however i’ve had no doubts in believing
You are really willing so please give me a surprise

From the past till now there have been no unexpected endings in love
But from that day, my whole logic has been disturbed
All my suspicious all answers are understood because of you
turn and turn really meet my Mr right

To Be Continued
###

450x100

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Cerita and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s