Ngeseks Dengan Kakakku yang Cantik

tuigirl-068-027BERITABOKEPBLOG РKakakku Viana baru kembali pulang untuk Natalan. Aku dan kakakku Viana tidak berjumpa selama 3 tahun. Aku masih SMK 2 ketika kakakku lulus dan melanjutkan untuk kuliah keluar negeri. Aku tidak diberada di rumah ketika kakakku liburan dan pulang tahun kemarin, karena aku sedang berlibur keluar negeri dengan paman dan bibiku. Aku dan kakak Viana selalu memiliki hubungan yang baik, kami juga sering saling mengabari melalui pesan ketika ia kuliah. Aku hanya ingin tahu bagaimana kabarnya disana. Dia bilang dia menikmati kuliah disana dan sedikit kesulitan.

Sekarang sudah bulan Desember, Kakakku kembali dari luar negeri untuk merayakan Natal bersama keluarga. Aku sungguh sangat senang mendengarnya dan kami akan menghabiskan waktu bersama. Ini adalah hal yang bagus dan buruk. Kalian tanya kenapa? Aku mungkin memiliki sedikit nafsu kepada kakakku Viana. Saya seorang remaja, apa lagi yang kalian harapkan?! Aku menyukai dada yang besar dan pantat besar dan bentuknya yang bagus. Kakakku mempunyai keduanya.

Aku tahu ini aneh mengatakan tentang kakak sendiri seperti itu, tapi aku sangat terangsang ketika membayangkannya dan aku pun juga sangat merindukannya. Aku juga mengikuti facebooknya dan gambar-gambar yang dia post sungguh sangat hot. Dia sudah menjadi sosok yang luar biasa ketika tinggal di luar sana, sungguh berbeda ketika dia masih disini dengan wajahnya yang pucat. Aku tidak sabar menunggu untuk melihatnya kembali pulang, dan kami akan berjumpa dalam 2 hari lagi!

Hari berganti hari, tidak banyak yang aku lakukan. Dan akhirnya tanggal 20 tiba, aku pergi ke bandara menjemput kakakku di bandara. Mama yang memintaku untuk menjemputnya, karena Mama masih sibuk dengan pekerjaannya. Ini sedikit membuatku jengkel untuk menunggu. Bukan karena aku tidak mau menjemput kakakku, tapi karena aku sungguh malas dan masih mengantuk.

Aku menunggu kedatangan kakakku selama 1 jam. Tapi ketika aku melihatnya, pikiranku telah berubah. Aku senang karena akulah yang menjemputnya di bandara. Sungguh sangat luar biasa, tubuhnya yang seksi dan wajahnya yang cantik sangat berbeda sekali dengan yang di foto!! Dada dan pantatnya….semua nampak begitu jelas melalui pakaian minim yang dikenakannya.

IMG_0397

logo-home

Aku tidak tahu apa yang dilakukannya di luar sana, tapi hampir tampak seolah-olah tubuhnya bahkan lebih baik dari sebelumnya. Lalu aku menghampiri dan memeluknya, uoohhh… dadanya sungguh kenyal dan aku berusaha menahan ereksi. Setelah itu kami pun segera berangkat pulang ke rumah. Diperjalanan dia banyak bercerita tentang kehidupannya di luar sana, dan dia juga menanyakan bagaimana kuliahku. Kami pun terus bercerita dan aku pun sering mencuri lihat bagian dadanya yang besar itu.

Sesampainya di rumah, aku membantu membawakan koper dan tas nya ke dalam rumah. Ternyata kakakku yang lain sudah menunggu di rumah. Aku adalah anak terakhir dari 4 bersaudara. Kakak tertua bernama Eko umur 28 dan kakak perempuan yang 1 lagi bernama Susi umur 26. Viana berumur 22 dan aku sendiri berumur 20.

Malamnya keluarga kami akhirnya berkumpul untuk makan bersama, sungguh senang rasanya bisa berkumpul seperti ini. Aku sungguh menghargai momen seperti ini karena kami keluarga kami jarang kumpul seperti ini dengan kesibukan masing-masing, dan senang rasanya bisa melihat kakak Viana juga disini (bukan hanya karena bodynya ya hehe… tapi mungkin..).

Setelah makan kami pun berkumpul di ruang tamu sambil mengobrol sampai jam 9 malam. Setelah itu kakakku Eko pulang dan kak Susi juga kembali ke kamarnya. Papa Mama juga sudah ke kamar untuk istirahat. Hanya sisa aku dan kak Viana yang masih di ruang tamu, kami hanya menonton TV.

Aku melihat tubuhnya ketika kami sedang menonton TV, kak Viana menyadari aku terus menatapai tubuhnya yang mulus dan seksi itu. lalu dia berkata “Hellooo… Mataku tuh diatas sini ganteng, kamu lagi lihatin apa?..” katanya bercanda. Aku terkejut dan tidak tahu harus berkata apa, aku hanya bilang ” sory..sory..”. “Ga apa-apa” jawab kak Viana. Lalu kami lanjut menonton lagi sampai aku ketiduran. Aku mulai bermimpi.. mimpi tentang kak Viana. Kak Vianan sedang telanjang dan sedang mandi di shower. Aku hanya bisa melihatnya sedang membersihkan tubuhnya sendiri.

Kak Viana seperti tidak menyadari keberadaanku padahal kami di satu ruanganan yang sama. Aku melihatnya mengambil spons dan sabun lalu menggosokkan di dadanya yang indah. Lalu dia mulai menggosokkan spons tersebut ke bagian vaginanya yang tak berbulu itu karena dicukur dan dirawatnya. Sungguh pemandangan yang sangat indah dan membuatku rasanya ingin lari kesana dan membantunya menggosokkan spons tersebut.

Kemudian dia menggosok bagian selengkangannya dan wajahnya seperti sedang sangat menikmati gosokkan yang dia lakukan. Tapi kemudian dia meletakkan spons tersebut dan mulai menggosok sekitar bibir vaginanya yang tembem. Aku tidak bisa mengatakan betapa luar biasanya pemandangan yang kulihat ini, aku berusaha berjalan tapi tubuhku tidak mau bergerak. Rasanya sungguh menyiksa dan senang hanya dengan melihatnya seperti ini. Setelah itu dia mulai memasukkan satu jarinya ke dalam lubang vaginanya dan mulai menggosokkan klitorisnya dengan tangan yang satu lagi.

IMG_0430

logo-home

Kak Viana terus mendesah dan tubuhnya menggeliat seperti seekor ular. Ini sungguh pemandangan yang sangat hot dan membuat detak jantungku semakin kencang hanya dengan melihatnya saja. Aku terus melihatnya sampai beberapa menit, tapi kemudian ekspresi wajahnya berubah. Ekspresi wajahnya seperti orang yang terganggu, raut wajahnya mulai seperti orang sedang marah. Kemudian dia melihat ke arahku dan berkata “Hey! Billy bangun!!”.

Sungguh menyedihkan. Perempuan yang sedang aku mimpikan baru saja menghancurkan mimpiku dengannya… “Billy, kamu habis mimpi apa? sepertinya indah sekali sampai senyum-senyum terus”, tanya kak Viana. Dia melihat ke arah penisku yang sudah menggembung besar di dalam celana dalamku. “A..aku..uumm..ya, kenapa kamu mengganggu mimpiku?!” tanyaku bercanda.

Hanya untuk membuat percakapan yang sudah canggung ini sedikit lebih canggung. Dia mulai menggodaku “hey, memangnya kamu mimpi apa sih sampai gak mau diganggu?”,tanyanya dengan nada genit. Aku berbohong dan mengatakan bermimpi tentang film porno yang aku tonton beberapa hari yang lalu. “Oh…Remaja dan cerita pornonya”, jawabnya.

“Kenapa kamu suka hal seerti itu?” tanya kak Viana. Aku memberitahunya “itu hanya untuk memenuhi fantasi dan hasrat saja”. “Haha…haha…ada-ada saja kamu..”Kak Viana tertawa mendengar jawabanku yang ceplas ceplos. Aku menyadari bahwa kak Viana terus melihat ke arah penis ku yang masih mengembung itu semenit yang lalu. Aku memberitahunya aku mau ke atas dan tidur. “ok, goodnight..” jawab kak Viana. Aku berjalan menaiki tangga ke atas, kamar Kak Viana bersebelahan dengan kamarku.

Aku masih membayangkan mimpiku itu, aku harus melampiaskan nafsuku ini. Rasanya kepala penisku seperti mau meledak, karena terus membayangkan mimpi yang setengah jalan tadi. I mencoba masuk ke kamar kak Viana dan mencari celana dalam dari tasnya. Aku mencari celana dalam yang habis dipakainya seharian, tapi tidak kutemukan juga. “Dimana ya kolor yang habis dipakai”, gumamku dalam hati. Terpaksa aku mengambil celana dalam yang ada tanpa pikir lagi karena nafsu yang sudah tidak terbendung lagi.

Sungguh kesalahan besar, kak Viana ke atas dan ketika ia membuka pintu kamarnya, kak Viana melihatku sedang mengendus celana dalamnya sambil mengocok penisku sendiri. “Billy!! apa yang kamu lakukan dengan celana dalamku?!” tanyanya kaget melihatku. Aku kaget dan segera menyembunyikan tanganku dibelakang sambil memegang celana dalamnya dan menutupi penisku yang tadinya sedang ku kocok. Aku tidak bisa berkata apa-apa dan menunduk, karena merasa malu dengan hal kulakukan.

Aku tergagap dan terbata-bata berusaha mengatakan sesuatu, tiba-tiba kak Viana mengatakan kepadaku “ya sudah, gak apa-apa. Kakak mengerti kok setiap orang memiliki keinginan seksual mereka”, kata kak Viana sambil senyum berusaha menghiburku. “Hanya saja kakak tidak menyadari kalau kakak yang ada dipikiran kamu…”, katanya dengan suara nakal dan sambil senyum. Lalu aku memberanikan diri mengatakan “Ya kak, sudah sejak lama aku terus memimpikan kak Viana”. Dia kemudian mengucapkan kata-kata terbaik yang keluar dari mulutnya.

“Um, Billy, perasaan kita sama. melihat foto yang kamu postingkan dengan temanmu dan melihat kamu ereksi di bawah tadi membuat kakak terus memikirkan tentang tubuhmu”, ucap kak Viana. Aku tercengang mendengarnya. “Beb-beb-benaran kak?!” tanyaku tergagap karena tidak menyangka kak Viana akan mengatakan hal seperti itu. Kak Viana dengan cepat berkata “yes”. Aku tidak tahu harus melakukan apa, yang kurasakan sekarang getaran aneh dan jantungku berdetak sangat kencang. Aku pergi dan menyerahkan celana dalamnya kembali. Tapi kak Viana menarik tanganku dan menciumku. Aku tidak bisa menolak, kubalas ciuman kak Viana.

Kak Viana mendorongku ke ranjangnya, aku tiduran dan melanjutkan ciuman kami. Mimpiku akhirnya menjadi kenyataan. “Tunggu sebentar”, ucapnya. Kak Viana bangun dan melepaskan pakaiannya. Dan kemudian kulihat dengan jelas belahan dada terseksi dan terbaik di dunia. Kak Viana begitu sempurna, kulitnya yang putih dan halus membuatku hanya berkata “Whoahh”. Kutahan nafas ketika dia mulai melepas bra nya.

1P8A2200

logo-home

Buah dadanya yang bulat dan indah itu terlihat jelas di depan mataku sekarang, aku bangkit dan memegangi payudaranya sambil menciumnya. Kemudian aku mulai turun menciumi belahan dada dan putingnya yang berwarna pink. Kuhisap putingnya, kak Viana mendesah “ahh…ouhh…”. Aku merasa seperti berada di surga sekarang. Kak Viana terus menyebut namaku dan itu semakin membuatku bernafsu. Pelan-pelan tanganku meraba ke perutnya dan melepaskan celananya.

Tanganku yang dingin menyentuh pantat dan pahanya, dia menjerit dan aku mengatakan padanya untuk diam “ssstt” dan kak Viana menurutiku. Aku mulai melepaskan celana dalamnya dan terus menciumi tubuhnya yang indah. Vaginanya berwarna pink dan tanpa bulu, karena kak Viana selalu merawat tubuhnya. “Sekarang giliran kamu”, ucapnya dan aku juga mulai melepas pakaianku. Kak Viana mendorongku tiduran di ranjang dan melepaskan celana dalamku. Penisku sudah mengeras dan berurat-urat.

Penisku menyentuh hidungnya ketika dia melepaskan celana dalamku, langsung dilumatnya penisku. Rasanya begitu luar biasa. Kak Viana menjilati seluruh penisku dan kemudian memasukkan kepala penisku kedalam mulutnya. Dia mulai melakukan deep throat. “Mmmm…terus kak.. terus..enak bangett..”, aku memberitahunya bahwa aku sudah mau klimaks dan dia tidak berhenti mengisap penisku. Sperma hangatku menyembur seperti gunung meletus di dalam mulutnya yang hangat itu. Dihisapnya kepala penisku untuk membersihkan sisa sperma yang masih keluar dan kemudian kak Viana menelannya.

Bersambung . . .

300x250

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Cerita and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s