MY DIARY [019] Khayalan Tingkat Tinggi

IMG_0519

Awalnya kulihat mereka hanya berbincang-bincang dengan bahasa yang tidak aku mengerti. Tiga orang pria dengan seorang gadis di sebuah ruangan yang seperti ruang tamu. Mereka duduk berempat di sebuah sofa yang cukup panjang. Di dinding hanya ada lukisan pemandangan, di sudut ruangan ada lampu hias yang berdiri, sedangkan di kiri dan kanan mereka ada sofa yang muat satu orang.

Pria yang satu kepalanya plontos dengan mata yang sipit, yang satunya rambut agak ikal berkacamata hitam, sedangkan satunya lagi agak gemuk sedikit brewok, kulit mereka putih layaknya orang asia. Sedangkan si gadis perawakannya seperti artis, rambutnya panjang namun terikat ke belakang, kulitnya pun putih mulus, senyumannya sangat manis.

Mereka entah berbahas apa, tapi sepertinya seru, sang gadis malah menjawab sambil tersenyum-senyum. Pria yang sebelah kiri malah berbicara sambil memegang paha si gadis. Namun kulihat si gadis tidak melawan, ia membiarkan pahanya terus dijamah pria tersebut, bahkan pria sebelah kanannya juga kini ikut menjamah paha sang gadis. Sedang pria satunya yang duduk di pria sebelah kiri hanya diam melihat aksi mereka, ia berkacamata hitam di samping pria berkepala botak itu.

Mereka masih terus berbicara sambil sesekali tertawa, hingga akhirnya ku lihat si botak sudah mulai nakal, ia mulai menyusupkan tangannya di balik rok mini gadis itu. Sedangkan pria gemuk brewok di sebelah kanan masih meraba paha putih mulus sang gadis.

Pembicaraan mereka tampaknya sudah usai, si gadis mulai diciumi para pria itu. Kening, pipi dan mulut menjadi sasaran ketiga pria itu, terutama si botak yang sedikit lebih bernafsu dibanding yang lain. Rok mini yang dipakai sang gadis mulai dibuka oleh sang pria brewokan.

1P8A1972

logo-home

Penisku mulai mengeras, tapi apa boleh buat aku hanya bisa melihat sambil meremas batang kemaluanku sendiri. Putih, warna celana dalam yang dipakai sang gadis itu. Si botak terus meraba vagina walaupun masih tertutup celana dalam. Sang gadis terlihat terangsang karena vaginanya diraba dari balik celana dalamnya.

Pria yang duduk agak menjauh itu kemudian berdiri dan berjalan ke arah belakang. Ia kini berdiri dibelakang mereka tepatnya dibelakang sang gadis. Lalu tangannya menjulur ke depan untuk meremas susu gadis itu. “Ohh…”, desahan gadis tersebut.

Kini ia dikerumuni tiga pria hidung belang. Si botak masih menciumi bibirnya sambil menggesekkan jarinya di tengah-tengah selangkangan gadis itu. Si kaca mata meremas susu sang gadis walaupun bajunya masih terbalut utuh. Hanya si brewok saja yang hanya meraba paha putih gadis itu.

Melihatnya aku sampai menelan ludah. Aksi mereka berlangsung lama, hingga si kaca mata bosan, dan meninggalkan ruangan. Kini si gadis hanya ditemani dua pria yang sudah terangsang berat. Sang gadis juga melayani mereka, kedua tangannya meremas kemaluan kedua pria itu walaupun penis mereka masih tertutup celana panjang mereka.

Pelan-pelan lalu si btewok membuka kancing baju gadis itu. Satu per satu kancing baju gadis itu dibuka si brewok hingga nampak susu sang gadis yang terbalut bra berwarna putih.

Si brewok mulai meremas dada si gadis yang masih terbalut bra. Sedangkan si botak sudah menarik turun celana dalam si gadis. Wow, vaginanya indah, bulu-bulunya lebat namun terawat. Si botak mulai menjamah vagina si gadis tanpa pelapis celana dalam lagi.

Si brewok yang sedari tadi meremas buah dada gadis, dengan perlahan kini melucuti bra gadis tersebut, hingga sang gadis bugil tanpa dibalut sehelai benang pun. Benar-benar putih dada gadis itu, putih mulus. Si botak dan si brewok terlihat senang melihat tubuh indah sang gadis.

Si brewok lalu melumat susu sebelah kanan sang gadis, sedangkan si botak menikmati susu sebelah kiri gadis tersebut. Keduanya juga sibuk meraba vagina gadis itu, hingga gadis itu benar-benar mendesah kenikmatan, gadis itu benar-benar terangsang.

Kulihat jari mereka sudah mulai mencoba memasuki vagina sang gadis. Terlihat bagi sang gadis adalah hal biasa, baginya ini mungkin sudah pekerjaannya, apa dia seorang wanita penghibur? Namun wajah cantiknya malah mengesankan dia adalah seorang artis.

Lama sekali vagina gadis itu diobok-obok dengan jari si botak dan si brewok, hingga aktivitas mereka berhenti terganggu oleh datangnya si kacamata. Ia menunjukkan sesuatu, dan itu adalah sextoys, benda lonjong namun memiliki kabel memanjang dengan ujungnya tersambung semacam remote. Si botak dan si brewok lalu menarik keluar jari mereka.

Si kacamata mendekat dengan dibarengi menjauhnya si botak dan si brewok. Sextoys yang terus bergetar itu dipaksa masuk ke vagina sang gadis. Bukan hanya satu, melainkan dua buah. Barang itu pun bergetar dan berputar di dalam vagina sang gadis, sambil ditarik-ulur oleh si kacamata.

Si botak dan si brewok yang tadinya menjauh, ternyata melepaskan semua pakaian mereka. Kini tubuh mereka pun sudah bugil, dan mereka kembali mendekati si gadis. Si gadis yang terus dirangsang dengan menggunakan sextoys oleh si kacamata, sama sekali tidak kaget melihat si botak dan si brewok yang telanjang bulat. Penis mereka besar dan berdiri tegak di arahkan ke wajah si gadis. Gadis itu bukannya menghindar, dia malah menggenggan penis kedua pria yang berdiri di sampingnya itu.

Gadis itu mengocok penis dua pria itu bergantian, kiri dan kanan. Sedangkan si kacamata masih sibuk menarik ulur sextoys yang berada dalam vagina sang gadis, dengan sesekali si kacamata pun meremas buah dada gadis itu. “Aahhhhhhhhhhh……”, terdengar desahan gadis cantik tersebut.

Lama sudah mengocok penis dua pria itu dengan tangan, kini gadis itu mulai memasukkan penis tersebut ke mulutnya. Dijilatinya perlahan, lalu diemutnya, kiri dan kanan, lalu si botak dan si brewok juga bergumam entah apa, yang jelas mereka keasyikan karena penis mereka dikulum bergantian. Sesekali sang gadis menjulurkan lidahnya seperti orang yang merasa nikmat melahap makanan lezat.

1P8A1976

logo-home

Sungguh aksi yang membuat nafsu birahiku naik, aku segera membuka resleting celanaku, ku keluarkan penisku, dan ku belai-belai hingga aku tak tahan dan mengocok pelan penisku.

Beberapa menit berlalu, mereka masih dengan posisi yang sama, hingga si kacamata menarik lepas sextoys-nya dari vagina sang gadis. Vaginanya nampak bercucuran air, sang gadis berejakulasi hanya karena sextoys. Mantap banget, mereka tidak perlu capek menggunakan jari mereka untuk mengobok vagina sang gadis.

Sextoys seperti itu pernah aku lihat sebelumnya, ya, si Tono memilikinya, lain kali aku berencana pinjam dengannya. Si kacamata lalu berdiri, ia pun melucuti pakaiannya sendiri hingga telanjang bulat. Ia pun mendekati sang gadis yang sedang menyepong penis si botak dan si brewok. Lalu si kacamata juga mengarahkan penisnya ke wajah sang gadis. Kini sang gadis itu diharuskan mengulum tiga penis secara bergantian.

Karena jarak mereka yang mepet, si botak pun mundur, mungkin ia sudah puas disepong oleh si gadis. Ternyata si botak mengambil posisi lain, ia berhadap di depan sang gadis, lalu membuka paha sang gadis sehingga mengangkang. Si kacamata dan si brewok masih di kiri dan kanan sang gadis. Dari arah depan, si botak berusaha memasukkan penisnya ke vagina sang gadis yang sedang terduduk kangkang.

Akhirnya jeblos juga penis si botak ke dalam vagina si gadis cantik. Lalu di pompanya hingga si gadis menggigit bibirnya, “Ah…”,desah gadis itu. Kini lubang atas bawah sang gadis sedang dinikmati tiga pria. Si botak terus menggenjot si gadis tanpa berhenti. Nafsu birahiku terus bergejolak, hingga aku terus mengocok penisku sendiri.

“Oh yes… Oh no…”, desahan gadis yang cantik itu sambil bergantian mengulumi penis si brewok dan si kacamata. Adegan gangbang yang seru sekali, apalagi sang gadis sangatlah cantik jelita.

Si botak pun mencengkram pinggul si gadis dengan erat, pinggangnya maju mundur untuk memompa sang gadis. Si brewok dan si kacamata mencengkram kepala sang gadis, tidak mau membiarkan sang gadis melepaskan sepongannya. Si gadis benar-benar dibuat kewalahan, tangannya tidak henti mengocok penis si brewok ketika mulutnya harus melahap penis si kacamata, dan begitu pula sebaliknya.

Tidak lama dari itu si botak pun menarik keluar penisnya dari vagina sang gadis. Lalu si botak mengarahkan penisnya ke muka sang gadis, seperti si kacamata dan si brewok, kemudian si botak mengocok penisnya sendiri dan memaksa si gadis mengulumnya hingga spermanya muncrat keluar. Sedangkan si brewok dan si kacamata menyingkir sebentar agar si botak bisa berejakulasi dengan tenang di dalam mulut sang gadis.

Si botak terlihat sudah berejakulasi, spermanya nampak memenuhi rongga mulut sang gadis hingga lumer keluar. ‘PLAK!’ si botak menampar pelan pipi sang gadis, maksudnya adalah agar sang gadis bisa menelan semua sperma yang memenuhi mulutnya.

Si botak lalu menarik penisnya dari mulut sang gadis, tak mau mangsa duluan direbut, si kacamata dengan cepat lalu mendekat. Sang gadis yang baru saja menelan habis sperma si botak, langsung ditarik si kacamata. Lalu si kacamata memeluk sang gadis dan merangkulnya.

Pelan-pelan si kacamata menuntun sang gadis untuk bersama berbaring di lantai. Gadis itu kemudian jongkok di atas si kacamata yang berbaring. Lalu si gadis mengarahkan penis si kacamata untuk menembus vaginanya. Sambil meremas buah dada si gadis, si kacamata pun menjebloskan penisnya ke vagina si gadis.

Gadis itu menggerakkan pinggulnya naik turun untuk mengocok penis si kacamata. Lalu si brewok mendekat, ia menyodorkan penisnya kembali agar bisa disepong oleh sang gadis. Hanya si botak saja yang sudah tidak kelihatan, kini si gadis hanya melayani dua pria.

Penis si brewok terus dijilati si gadis, sambil menaik turunkan pinggulnya. Si kacamata tidak hanya diam terbaring, tangannya juga sibuk meremas buah dada si gadis. Buah dada yang putih mulus itu terus diremas. Melihatnya saja membuatku ingin menyedoti susunya yang bulat padat itu. Penisku pun terus ku kocok karena tidak tahan lagi, aku terangsang karena melihat adegan ini.

1P8A1985

logo-home

Cukup lama dari itu si kacamata menarik si gadis hingga tubuhnya turun dan memeluknya. Si kacamata berciuman bibir dengan si gadis, lalu si brewok bergerak ke belakang, ia mencoba memasukkan penisnya ke lubang anus si gadis. Cukup sulit untuk menembusnya. ‘Blepppsssss…’ akhirnya penis si brewok masuk juga hingga ke lubang anus si gadis. Kini lubang vagina dan anusnya sedang tertancap penis milik si kacamata dan si brewok.

Kemudian mereka menggenjotnya terus menerus, hingga aku tidak tahan dan berejakulasi di tanganku sendiri. Spermaku belepotan di tanganku, tak sempat membersihkannya, aku lalu cepat-cepat menyudahi film yang ku tonton. Ku keluarkan DVD yang bertuliskan Maria Ozawa itu dan ku kembalikan ke tempatnya. Aku takut ketahuan Tono, karena kaset itu kutemukan di lemari bajunya.

Takut ia tiba-tiba muncul di kamar, aku segera meletakkan kembali sesuai semula, hanya ku kasih sedikit terima kasih, ku lap kan tangan ku yang penuh sperma ke pakaiannya yang ada dalam lemari. Hahaha, sedikit iseng ku ucapkan dalam hati, ‘Thanks ton, lain kali gue pinjam lagi kasetnya…’. Tono memang seorang hypersex, di lemarinya penuh kaset porno dan sextoys koleksinya.

TAMAT

tumblr_nmhw1lOqFK1usuy9to1_500

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Cerita and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s