Diancam Ditembak, Wanita Cantik Dipaksa Oral Seks di Kantor Polisi

sad-silhouette-e1434586049294MEDAN – Seorang wanita muda DS (20), dipaksa melakukan oral seks oleh dua personel Polsek Medan Labuhan, di lantai dua Mako Polsekta Medan Labuhan.

Awalnya, warga Jalan Bersama, Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, ini dijemput oleh tiga anggota Polsekta Medan Labuhan bersama tetangganya.

Saat itu, mereka diminta menunjukkan rumah seorang penadah hasil pencurian kendaraan bermotor bernama Asiong, di Desa Sidodadi, Beringin, Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Namun, karena orang yang dimaksud sudah tidak berada di rumahnya, korban akhirnya dibawa anggota polisi itu ke Mako Polsekta Medan Labuhan.

Di tengah jalan, korban yang berparas cantik ini bersama temannya ditakut-takuti, bahkan akan ditembak sebanyak empat kali menggunakan senjata api jenis airsoft gun.

“Saat dalam perjalanan menuju polsek, kami sudah diintimidasi, bahkan ditembak di paha, di dada, kaki dan tangan. Setibanya di polsek, kami berdua (DS dan Haryono) diinterogasi,” kata DS, di Polda Sumut, Senin (25/7/2016).

logo

Tak lama kemudian, sambung korban, Haryono disuruh keluar oleh Irfan dari ruangan interogasi. Begitu juga dengan sejumlah personel lainnya.

“Setelah mereka keluar, tinggal kami berdua (korban dan Irfan) di dalam ruangan itu. Disitulah dia (Irfan) meminta aku untuk melakukan oral seks,” terangnya.

Meski dipaksa, korban sempat menolaknya. Namun karena diancam akan ditembak dan dibuang ke laut, perempuan piatu ini akhirnya memenuhi permintaan pelaku. “Terpaksalah aku melakukannya (oral seks) hingga pelaku orgasme,” sebutnya.

Tak lama setelah itu, sambung dia, dirinya diantar pulang menuju rumahnya oleh personel lainnya. Tetapi seperti kata pepatah, lepas dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya.

Dalam perjalanan menuju rumah korban, pelaku lainya ternyata minta jatah. Sekali lagi, korban dipaksa melakukan oral seks kepada Husni Thamrin Rambe.

“Itu dilakukan bapak itu di dalam mobilnya. Dia pun memaksa aku melakukan oral seks,” terangnya.

Sekitar pukul 7.00 WIB, korban akhirnya tiba di rumahnya. “Kami dijemput sekitar pukul 22.00 WIB, dan dipulangkan pada pukul 7.00 WIB,” ucap dia.

Karena kejadian itu, dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumut dengan Laporan Polisi (LP) Nomor : STTLP/492/IV/2016/SPKT “II” tertanggal, 18 April 2016.

tumblr_nmhw1lOqFK1usuy9to1_500

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Berita and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s