Gadis-gadis Cantik dengan Sukarela Kirim Foto Vulgar ke Kernet Angkot, lalu Dibawa ke Penginapan

unnamedBANDAR LAMPUNG – Kejahatan lewat media sosial (medsos) Facebook terjadi lagi di Lampung. Kali ini, Arya Setiadi (22), kernet angkot yang mengaku dari agensi model di Bandar Lampung, ditangkap karena memeras seorang wanita cantik berinisial M (20), dengan modus menyebarkan foto vulgar korban.

Tersangka Arya menyebutkan total ada enam wanita cantik yang mengirimkan foto vulgar karena tergiur menjadi model. Namun, tersangka mengaku cuma melakukan pemerasan terhadap M.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar LampungKompol Dery Agung Wijaya mengatakan, petugas menangkap Arya Setiadi di sebuah minimarket di Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Penangkapan Arya berdasarkan laporan seorang wanita cantik yang menjadi korban iming-iming dari Arya.

Dery mengutarakan, Arya memakai nama dan foto perempuan di akun Facebook-nya. Pelaku kemudian mengajak korban berbincang di Facebook.

“Tersangka mengaku sebagai agen pencari model, lalu menawarkan korban jadi model,” kata Dery di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (20/7).

Arya lalu meminta PIN BlackBerry Messenger (BBM) milik korban, dengan alasan untuk komunikasi lebih lanjut. Nama dan foto BBM Arya pun sesuai dengan nama dan foto perempuan yang ada akun Facebook palsunya.

“Tersangka lalu meminta foto vulgar korban lewat BBM. Alasannya, foto itu sebagai syarat untuk jadi model,” ujar Dery.

Korban yang merasa yakin bahwa temannya di medsos adalah seorang agen pencari model, bersedia mengirimkan foto vulgar ke tersangka. Tak dinyana, foto itu justru menjadi “senjata” bagi Arya untuk memeras korban.

Arya meminta sejumlah uang sembari memberikan ancaman, jika tak diberikan maka foto vulgar korban akan disebar.

Tiga Peran Berbeda

Dery mengungkapkan, Arya melakukan pemerasan terhadap M sebanyak tiga kali. Dalam aksinya, Arya berperan menjadi orang yang berbeda.

Aksi pemerasan pertama, Arya meminta sejumlah uang dan menyuruh korban kencan dengan orang yang diutusnya. “Apabila korban tidak mau, Arya mengancam akan menyebarkan foto vulgarnya,” tutur Dery.

Korban yang takut foto vulgarnya tersebar, akhirnya menyanggupi dan bertemu dengan orang yang diutus Arya di sebuah penginapan. Menurut Dery, orang yang diutus tersebut adalah Arya sendiri.

Namun, korban tidak mengetahuinya. Korban mengira lelaki itu adalah orang utusan perempuan agensi model yang ia hubungi lewat Facebook dan BBM.

logo

“Arya mengencani korban di penginapan itu lalu meminta uang,” kata Dery.
Setelah mendapatkan uang, kata Dery, Arya kembali menghubungi korban dengan nomor telepon berbeda. Kali ini Arya mengaku bernama Dian, kekasih dari lelaki yang ditemui korban di penginapan.

Arya yang mengaku sebagai Dian kembali memeras korban dengan meminta uang karena telah berkencan dengan pacarnya. Korban juga diancam foto-foto vulgarnya akan disebar jika tak menuruti permintaan tersebut.

Korban yang tak berdaya akhirnya pasrah. Ia bersedia menuruti permintaan pelaku. Korban yang tidak tahu sosok yang menghubunginya adalah Arya, kembali bertemu dengan sang tersangka di sebuah penginapan.

Lagi-lagi, korban terpaksa harus melakukan hubungan terlarang dengan tersangka di penginapan tersebut. Selain itu, korban juga kembali menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka.

Setelah mendapatkan uang kedua kalinya, kata Dery, Arya kembali memeras korban. Kali ini berperan sebagai kakak dari Dian. “Ancamannya sama akan menyebarkan foto vulgar,” ucap Dery.

Ancaman untuk ketiga kalinya ini mulai membuat korban curiga. Korban akhirnya melapor ke polisi. “Hasil penyelidikan diketahui bahwa semua itu dilakukan Arya sendirk tapi berganti-ganti peran,” kata Dery. Total, korban mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta.

Korban 6 Wanita

Sementara itu, tersangka Arya Setiadi mengakui melakukan pemerasan terhadap perempuan berinisial M. Namun, Arya menyebutkan bahwa sudah ada enam wanita cantik yang ia jerat melalui Facebook.

Keenam perempuan itu mengirimkan foto vulgarnya masing-masing kepada tersangka melalui BBM. Meski begitu, Arya mengaku hanya melakukan pemerasan terhadap M.

“Ada enam perempuan yang kirim foto vulgar ke saya. Tapi, hanya satu yang saya peras. Foto-foto perempuan lainnya hanya untuk koleksi,” ucap Arya, Rabu.

Arya mengakui sengaja membuat akun Facebook palsu atas nama perempuan dengan keterangan bekerja sebagai pencari model. Akun Facebook itu dipakai Arya untuk menjerat para korbannya yang tergiur berprofesi sebagai model.

tumblr_nmhw1lOqFK1usuy9to1_500

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Berita and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s