Bocah Malang di Cabuli Kaka Ipar Hingga Melahirkan Bayi Laki-laki

Screen-Shot-2015-02-16-at-15.47.18Begitu sedih mendengar kisah dari bocah malang ini, Gadis yang masih berumur 12 tahun yang masih duduk di bangku SMP kelas 1, gadis ini berinisal B, ia beberapakali di cabuli kakak iparnya hingga hamil dan melahirkan bayi prematur yang berjenis kelamin laki-laki. Rabu (4/11/2015).

Miris betul nasibnya, gadis ini hanya bisa termenung meratapi kesedihannya dan juga ia tidak menyangka di usianya ini ia telah melahirkan seorang anak dari kakak iparnya sendiri. Dalam keterangannya pelaku yang menjadi kakak iparnya B ia bernama Ilham Iskandaryah dengan usia 42 tahun.

Kepada penyidik Ilham mengaku dirinya khilap telah mencabuli adik iparnya akibat tergoda oleh keperawanan adik iparnya tersebut. Pelaku yang berprofesi sebagai nelayan di Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana Bali, ia mengaku telah memaksa adik iparnya untuk melayani nafsu bejatnya.

Menurut kepolisian Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra  di Polres Jembrana dirinya mengungkapkan kasus tersebut. “Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku menyetubuhi adik iparnya sebanyak empat kali. Tiga kali dilakukan di rumah korban dan satu kali di kos pelaku yang dekat dengan rumah korban,” Ujarnya.

Korban bercerita pada pihak kepolisian bahwa dirinya pertama kali di paksa menyetubuhi kakak iparnya pada saat ia pulang sekolah, melihat pelaku sedang bersantai di ruang tamu dengan menonton tv, usai mengganti seragam sekolahnya korban di panggil ke ruang tamu dan di paksa dengan cara di tindih dan di pegangi kedua tangan korban. “Saat itu saya tidak kuat menahan tindihan kakak ipar saya. Kedua tangan dipegangi, pertama kali dilakukan di rumah karena sepi terus,” Ujar bocah malang.

Perbuatan tersebut di lakukannya sejak bulan Maret hingga bulan Agustus 2015. Karena terlalu sering berhubungan intim korban pun hamil dan melahirkn bayi laki-laki. Herannya kedua orang tua korban tidak mengetahui dan merasakan tanda-tanda perubahan perilaku korban. Orang tuanya juga tidak mengetahui anaknya hamil, bahkan ia hanya tau anaknya telah melahirkan bayi premature. Mungkin karen kedua orang tua korban yang sibuk bekerja. “Maklum orangtua korban bekerja, berangkat pagi-pagi dan baru pulang setelah malam hari saat korban sudah tidur,” imbuh Sudarma Putra.

Advertisements

About Lili

i'm just ordinary human :)
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s